Senin, 23 Desember 2019

Bagaimana Hubungkan Menggunakan Lem Pipa


Bagaimana menghubungkan pipa menggunakan pipa lem hal-hal rumit, terutama jika Anda bukan seorang ahli atau profesional tentang hal ini. Dan tidak jarang melakukan beberapa kesalahan kecil, seperti tidak pas di perekatan pada pipa. Bagi Anda yang bukan ahli ketika akan tampak lebih mudah untuk memanggil tukang ledeng profesional, tetapi kami juga tidak akan selamanya bergantung pada tukang pipa. Untuk itu Anda harus belajar sedikit demi sedikit sehingga kerusakan yang mendesak.
 
Nah, jika Anda benar-benar berniat untuk belajar tentang bagaimana untuk menghubungkan pipa hanya menggunakan pipa lem, yuk mari kita perhatikan bersama-sama beberapa langkah di bawah ini.
 

1. Potong pipa

Dalam hal-hal yang mendesak bahkan langkah yang harus Anda ketahui sebelum perekatan pipa adalah cara untuk memotong pipa. Pemotongan pipa tidak mudah diperlukan akurasi saat menggunakan gergaji khusus dan plastik tajam.
 

2. Amplas

Langkah kedua setelah memotong pipa, Anda perlu untuk kelancaran mantan gergaji pipa dengan menggunakan amplas. Cukup mudah dengan menggulung amplas, kemudian masukkan ke dalam lubang di pipa dan menyesuaikan amplas sebelumnya oleh bentuk pipa. Setelah itu amplas dalam dan merata ke bagian bersih dari sisa gergaji yang tidak mulus. Tahap ini sangat penting agar sisa gergaji yang tidak mulus tidak mengganggu pada saat penyambungan dan perekatan menggunakan pipa khusus lem. Selain tidak menyebabkan pipa tersumbat karena banyak kotoran di dalam pipa. Dan ingat jangan terlalu pengamplasan bagian dalam pipa terlalu panjang karena akan membuat ukuran pipa yang lebih kecil dan lebih tipis dari yang akan membuat pipa tidak tahan lama.
 

3. Proses pengeleman

Setelah tips pertama dan kedua siap, langkah selanjutnya adalah proses perekatan. Sebelum melakukan pengeleman, lap pertama sisi pipa yang akan terpaku. Pastikan pipa dari air sama sekali. Setelah itu mulai dengan mengolesi lem pada pipa di dalam atau di luar Anda ingin menghubungkan. Kemudian menghubungkan pipa setelah memberi lem lagi sesuai dengan ukuran pipa Anda lem sebelumnya.
 
Jadi bisa Anda ceritakan tentang bagaimana menyambungan lem pipa penggunaan pipa mudah dan sederhana. Semoga tips diatas dapat membantu dan Anda dapat mengajukan permohonan untuk kebutuhan sehari-hari.
Read More

Mengenal Jenis-Jenis Pipa Beserta Fungsinya


Semua Orang pasti menggunakan pipa air untuk berbagai kebutuhan di Rumahnya, untuk itu perusahaan dibidang pemipaan menciptakan berbagai jenis dan bentuk pipa yang masing-masing jenis memiliki fungsi yang berbeda-beda. Lalu apa sih fungsi pipa itu sendiri? Untuk jawabannya ada dibawah ini:
 

Berikut beberapa fungsi pipa, diantaranya:

 

1.    Saluran Air

Fungsi pipa yang pertama adalah sebagai sarana atau media saluran air, tanpa adanya pipa, maka kita akan kesulitan, seperti zaman dulu sebelum adanya pipa seperti sekarang ini, orang-orang untuk mendapatkan satu ember air saja harus pergi kesungai. Berbeda dengan sekarang kita tidak perlu lagi repot-repot mengambil air dari sungai. Maka dengan adanya bantuan pipa, air yang berasal dari sungai tersebut atau air yang berasal dari mata air utama bisa secara langsung dialirkan ke rumah-rumah. 
 
Pipa saluran air juga terbagi kedalam beberapa jenis, yaitu saluran air bersih, yang mana saluran air bersih ini airnya bisa diminum, makan dan untuk keperluan mencuci. Lalu ada saluran air limbah, air limbah ini berasal dari saluran pembuangan seperti toilet, saluran air bekas cucian, bekas mandi, dll. dan ada beberapa jenis pipa air yang bisa dijadikan sebagai saluran pipa air panas.
 

2.    Saluran Gas dan Udara

Pipa selain berfungsi sebagai saluran air, tetapi pipa juga bisa dimanfaatkan sebagai media untuk menyalurkan gas  dan udara dari satu tempat ke tempat lain. 
 

3.    Pelindung Kabel

Dan fungsi pipa yang terakhir adalah digunakan sebagai pelindung kabel, biasanya pipa yang digunakan berukuran kecil, hal ini bertujuan supaya kabel tidak berceceran yang bisa membahayakan orang lain karena terinjak. Jika pipa pelindung kabel ini dipasang didalam rumah supaya tidak mengganggu estetika, maka sebaiknya tanam di dinding-dinding tembok.

Jenis-Jenis Pipa

Ada beberapa jenis pipa yang bisa ada gunakan sesuai dengan kebutuhan,sebagai berikut:
•    Pipa Besi, digunakan sebagai saluran air, baik untuk saluran air bersih dan saluran air limbah. Namun kelemahan dari pipa besi adalah mudah berkarat.
•    Pipa PVC, pipa ini sangat cocok digunakan sebagai saluran air limbah, bahannya pun sangay kuat, tahan terhadap suhu panas, maupun dingin,  tidak berkarat. bahkan pipa jenis ini didominasi warna coklat.
•    Pipa HDPE, digunakan sebagai pipa air dan pipa gas, memiliki kualitas bahan yang bagus, ringan, tidak mudah retak, dan fleksible.
Read More

Mengenal Macam Macam Sambungan Ppa / Fitting


Untuk menyambungkan satu pipa ke pipa lain kita memerlukan yang namanya sambungan pipa atau fitting, fitting terbagi dalam beberapa jenis dan bentuk sesuai dengan fungsinya, tanpa adanya fitting akan kesulitan untuk membelokkan aliran air, memperbesar, maupun mengecilkan aliran. Maka itulah kenapa fitting ini memiliki peranan sangat penting di dunia pemipaan. 

Jika anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai jenis-jenis fitting bisa dibaca iinformasi lengkapnya dibawah ini:

 

1.    Fitting Socket

Socket ini merupakan sambungan pipa atau fittting yang berfungsi untuk menyambungkan dua buah pipa yang berdiameter sama dengan posisi lurus memanjang. Fitting socket jenis terseedia dalam dua type yaitu socket polos dan socket drat diluar. 
 

2.    Fitting Elbow / Knee

Fitting elbow / knee ini bentuknya seperti hurup L, fungsinya untuk membelokkan aliran, dan fitting ini memiliki dua jenis yaitu elbow 45 derajat dan 90 derajatm bisa diaplikasian seseuai kebutuhan. Bentuknya pun ada yang polos ada juga yang diberi ulir atau drat didalamnya. 
 

3.    Fitting Tee Stuck

Fitting Tee Stuck ini bentuknya seperti hurup T, fungsinya untuk membagi aliran menjadi dua arah, seperti fitting-fitting sebelumnya ada yang polos dan ada yang memakai ulir atau drat.
 

4.    Fitting Cross

Tee Stuck fungsinya untuk membagi aliran manjadi dua arah, sedangkan fitting cross berfugsi untuk membagi aliran menjadi tiga arah, kanan, kiri dan tengah. 
 

5.    Fitting Reducer

Berfungsi untuk mengurangi atau memperkecil aliran, dengan cara menyambungkan dua buah pipa dengan ukuran diameternya yang berbeda. 
 

6.    Fitting Stub-in

Bentuknya hampir sama dengan fitting Tee, namun terdapat satu pipa yang ukurannya lebih kecil, fitting ini bisa digunakan sebagai pengganti reducing tee, yaitu untuk mengurangi atau memperkecil aliran.
 

7.    Fitting Bend

Fittting bend berfungsi untuk membelokan arah aliran yang beradius besar. 
 

8.    Fitting Dop dan Plug

Fitting Dop ini berfungsi untuk menghentikan atau menutup pipa pada sambungan dan ujung pipa.
 

9.    Fitting Kran

Fitting ini berfungsi untuk mengatur jalan keluarnya air. 
 
Semua jenis  fitting tersebut bisa anda jumpai di toko-toko bangunan terdekat. Semoga dengan adanya artikel ini bisa bermanfaat bagi anda serta menabah pengetahuannya terutama dalam mengenal macam-macam alat sambungan pipa atau fitiing ini, dengan begitu anda akan lebih mudah lagi dalam menentukan sambungan pipa mana yang tepat untuk digunakan.
Read More